dr. Evania Astella, M.Gizi, Sp.GK, AIFO-K

Tahukah kamu bahwa lebih dari 50% wanita pernah mengalami keluhan terkait fungsi seksual, dan yang paling sering adalah rendahnya libido? Padahal, secara fisiologis, wanita yang aktif secara seksual biasanya mencapai puncak libido pada usia 30-an dan dapat mempertahankan kapasitas seksualnya hingga usia 55 tahun. Namun, berbagai faktor gaya hidup modern sering kali membuat gairah menurun lebih cepat — dan salah satu kuncinya terletak pada nutrisi dan keseimbangan hormon.

Why Stress is Not Sexy?

Stres adalah musuh utama libido. Saat stres meningkat, tubuh memproduksi hormon kortisol dalam jumlah tinggi. Kortisol yang berlebihan akan “menonaktifkan” fungsi reproduksi karena tubuh berfokus pada mode bertahan hidup, bukan kesenangan. Akibatnya, gairah menurun, siklus haid bisa terganggu, dan hormon seksual seperti estrogen serta testosteron menurun.

Why Weight Gain Affects Libido in Women?

Kelebihan lemak tubuh juga berperan besar. Peningkatan persen lemak tubuh dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon estrogen dan testosteron, yang berdampak langsung pada penurunan libido. Karena itu, menjaga komposisi tubuh ideal menjadi kunci penting untuk mendukung keseimbangan hormon dan fungsi seksual yang optimal.

How to Boost Libido in Women?

Beberapa bahan makanan alami dapat membantu meningkatkan libido.

  • Telur: kuning telur mengandung kolesterol, bahan baku pembentuk hormon seksual, serta kaya protein, kolin, vitamin D, dan selenium yang meningkatkan produksi testosteron.
  • Fatty fish seperti salmon, tuna, dan sarden kaya lemak sehat, zinc, dan vitamin D yang penting bagi hormon dan kesehatan reproduksi.
  • Cokelat hitam (dark chocolate) kaya magnesium, quercetin, dan apigenin — antioksidan yang membantu memperbaiki sirkulasi darah dan meningkatkan kadar testosteron.

Terakhir, jangan lupakan manajemen stres, tidur cukup, diet seimbang, dan latihan kekuatan (strength training) minimal dua kali seminggu. Ingat, libido adalah kombinasi antara aspek fisiologis dan psikologis, jadi rawat tubuh dan pikiranmu agar tetap selaras.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *