dr. Evania Astella, M.Gizi, Sp.GK, AIFO-K

Konsep well aging yaitu bagaimana tubuh tetap sehat, bugar, dan berfungsi optimal seiring bertambahnya usia. Well aging bukan hanya soal tampil muda, tetapi tentang menjaga homeostasis tubuh, yaitu keseimbangan sistem fisiologis yang memungkinkan tubuh beradaptasi terhadap berbagai stres internal maupun eksternal. Tujuannya adalah mempercepat proses pemulihan, memperkuat sistem imun, dan mempertahankan kualitas hidup yang baik. Salah satu pendekatan yang banyak dibicarakan dalam konsep ini adalah suplementasi kolagen.

Masih banyak yang bertanya, “Apakah kita benar-benar perlu mengonsumsi kolagen tambahan?” Secara definisi, suplementasi berfungsi untuk melengkapi kebutuhan zat gizi yang mungkin belum tercukupi dari makanan, serta mendukung fungsi fisiologis tertentu. Kolagen sendiri merupakan protein struktural utama dalam tubuh, membentuk sekitar 30% dari total protein tubuh manusia, dan berperan penting tidak hanya untuk kesehatan kulit, tetapi juga untuk tulang, sendi, tendon, dan ligamen.

Sayangnya, rata-rata asupan protein masyarakat Indonesia hanya berkisar antara 45–60 gram per hari, sebagian besar berasal dari protein nabati yang rendah kandungan kolagennya. Sementara itu, seiring bertambahnya usia, tubuh kehilangan kemampuan memproduksi kolagen secara alami. Pada usia 40 tahun, tubuh bisa kehilangan sekitar 1% kolagen setiap tahunnya. Faktor seperti pola makan tidak seimbang, merokok, alkohol, dan paparan sinar UV juga mempercepat proses degradasi kolagen.

Untuk memenuhi kebutuhan kolagen, konsumsi makanan sumber protein hewani seperti ayam, ikan, seafood, sapi, telur, serta kacang-kacangan. Namun, bila asupan makanan saja belum cukup, suplementasi kolagen dapat menjadi pilihan. Sebuah meta-analysis dari 19 studi intervensi dengan 1.125 peserta berusia 20–70 tahun menunjukkan bahwa konsumsi kolagen peptida 2,5–12 gram per hari selama 90 hari efektif dalam mengurangi kerutan, memperbaiki elastisitas, dan meningkatkan hidrasi kulit.

Dengan menerapkan pola makan bergizi seimbang, mengonsumsi antioksidan yang cukup, menggunakan sunscreen, menghindari rokok dan alkohol, serta menambahkan suplementasi kolagen secara rutin, kamu dapat menjaga tubuh tetap sehat, kulit tetap bercahaya, dan aging like a fine wine.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *