dr. Evania Astella, M.Gizi, Sp.GK, AIFO-K

Hampir semua perempuan ingin tampil awet muda dan sehat seiring bertambahnya usia. Penuaan memang tidak bisa dihindari, tetapi prosesnya dapat diperlambat melalui gaya hidup dan pola makan yang tepat. Yuk, kita bahas apa saja nutrisi yang sebaiknya dikonsumsi (Do’s) dan yang perlu dihindari (Don’ts) untuk menjaga tubuh tetap bugar dan kulit tetap bercahaya.

DO’s: Nutrisi yang Membantu Anti-Aging

Ada lima zat gizi utama yang berperan penting dalam memperlambat proses penuaan
Protein, berfungsi untuk regenerasi sel dan pembentukan kolagen, menjaga elastisitas kulit serta kekuatan otot.

  1. Omega-3, lemak baik yang bersifat antiinflamasi dan menjaga integritas membran sel. Kamu bisa mendapatkannya dari ikan berlemak seperti salmon, tuna, atau melalui suplementasi minyak ikan.
  2. Antioksidan, seperti vitamin A, C, D, E, resveratrol, kurkumin, dan astaxanthin yang melindungi tubuh dari radikal bebas penyebab penuaan dini. Terapkan prinsip Eat the Rainbow dengan mengonsumsi buah dan sayuran berwarna-warni setiap hari.
  3. Probiotik, menjaga keseimbangan mikrobiota usus yang berhubungan dengan kesehatan kulit (gut-skin axis). Sumbernya antara lain tempe, yoghurt, kimchi, dan makanan fermentasi lainnya.
  4. Kolagen, suplementasi kolagen terhidrolisis selama 90 hari terbukti dapat memperbaiki elastisitas, hidrasi, dan mengurangi kerutan pada kulit.

DON’Ts: Makanan yang Mempercepat Penuaan

Hindari gula sederhana dan makanan ultra-proses. Gula dapat memicu lonjakan insulin dan proses glikasi, yaitu ikatan antara molekul gula dan kolagen yang merusak struktur kulit dan mempercepat keriput. Sementara itu, makanan ultra-proses tinggi lemak trans menyebabkan peradangan kronis yang mempercepat proses penuaan dari dalam tubuh.

Ingat, healthy aging isn’t about stopping the clock, but aging gracefully with vitality. Jika tubuh sehat, usia hanyalah angka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *